Tips Dalam Ikut Lomba Videografi (Agar Menang)

Selama masa SMK videografi adalah salah satu hal yang saya pelajari disekolah dan sayapun menyukai hal tersebut. Saya melewati masa SMK dengan membuat konten-konten video sederhana. Dan tibalah disaat dimana kondisi keuangan saya dan teman-teman dekat saya mulai kosong. Dimana membuat konten seperti video film saja pasti mengeluarkan budget atau uang, jadi kita putuskan untuk mencari event lomba videografi. Dengan harapan tetap bisa berkarya dan siapa tahu bisa menang bisa untuk uang jajan. 

clapperboard

Cukup banyak lomba videografi yang saya dan teman-teman ikuti mulai dari yang skala kecil dengan hadiah hiburan (merchandis payung,mug,jam,dan sejenisnya) hingga yang skala nasional dengan hadiah puluhan juta. Mulai dari kekalahan hingga kemenangan pernah saya alami (walaupun tetap banyak kalahnya). 

Nah disini saya mau sedikit sharing pengalaman saya pribadi tentang mengikuti lomba videografi, yang mungkin dari pengalaman saya ini ada pembelajaran yang bisa diambil. Siapa tahu bisa membantu anda dalam memenangkan lomba videografi. Berikut tips untuk ikut lomba videografi (biar menang);

Baca dan Ikuti Semua Ketentuan Lomba
Membaca ketentuan lomba, ketentuan video, dan ketentuan peserta sangatlah penting. Jangan sampai ada point yang terlewatkan. Sebagus apapun karya video yang anda kirimkan jika tidak sesuai ketentuan maka panitia atau juri lomba berhak mendiskualifikasi anda. Jangan sampai kerja keras anda terbuang sia-sia hanya karena tidak mematuhi ketentuan 1-2 yang sifatnya sepele. Kita ambil contoh ketentuan tema video pastikan sesuai, bahkan saat mengirim video semisal diminta dikirim email jika ada ketentuan seperti judul subjek email harus anda patuhi juga.

Pastikan Tema Video Sesuai dan Berikan Ide-Ide Menarik
Tema dalam lomba video adalah ketentuan yang cukup minim toleransi (walaupun perlu diingat pastikan semua ketentuan anda ikuti), namun jika tema video yang anda buat tidak sesuai tema maka konsekuensinya langsung disingkirkan dari nominasi pemenang. Apalagi jika tema berisi 1-2 kata yang perlu anda interprestasikan menjadi sebuah cerita. Saya sering salah juga dalam hal ini jika tema yang diberikan adalah sesuatu yang perlu kita artikan. Cobalah berdiskusi dengan teman anda, cari referensi di internet tentang kata tersebut dan cari latar belakang pihak yang mengadakan lomba. 

Berbagi pengalaman saya pernah mengikut lomba BNPT dengan tema "Dibawah Sang Merah Putih" waktu saya mengartikannya bahwa merah putih itu bendera negara kita lambang bersatuan dibawah san merah putih artinya bahwa kita adalah satu bangsa satu tumpah darah dengan bendera merah putih. Saya membuat film dengan cerita seseorang jurnalis penulis berita hoax (karena pada saat itu hoax adalah isu yang cukup santer terdengar dan sangat related dengan kondisi saat itu) dimana berita hoax ini sebenarnya bisa membuat perpecahan antar bangsa disinilah ceritanya dimana ia bisa sadar pentingnya menjaga kesatuan dan endingnya berhenti menulis berita hoax karena sebuah penyesalan. 

Cerita tersebut cukup berani mengingat BNPT adalah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Cerita saya tadi memang tidak ada unsur terorisme atau bahaya terorisme, tapi saya berpikir waktu itu bahwa terorisme juga sama menganggu kedaulatan negara sama seperti halnya penyebar hoax. Dan benar saja saya salah tema karena pemenangnya adalah film dengan cerita terorisme.

Disini pelajarannya selain membaca tema yang diberikan anda perlu melihat latar belakang dari pihak yang mengadakan lomba. 

Itu tadi masalah tema dan kesesuai temanya, lalu jangan lupa untuk memberikan ide sekreatif dan sekeren mungkin sesuai tema tersebut.

Ide tema bisa anda dapat melalui banyak hal, sederhana versi saya adalah dengan mengamati apa yang terjadi disekitar yang memang sesuai dengan tema tersebut. Dengan cara tersebut cerita yang anda buat bisa lebih related dengan kehidupan sehari-hari. Buatlah ide tersebut menjadi keren. Ide yang keren modal besar anda untuk memperoleh juara.

Sedikit sharing jangan gunakan cerita horror untuk lomba videografi (kemungkinan besar kalah) dan buat yang main kearah lucu atau komedi sepengalaman saya mengikuti berbagai lomba. Cerita dengan unsur komedi agak susah untuk menembus juara 1, tapi masih bisa untuk juara 2 atau 3. Kebanyakan juara 3 sepengalaman saya. Dan diantara semua lomba yang pernah saya ikut, pasti ada yang mengandung unsur komedi di 3 besar juara tadi. Saya membacanya sebuah panitia lomba juga ingin ada yang lucu / komedi dari pemenang lomba tapi tidak untuk juara utama.

Visualisasikan Cerita dan Cari Referensi Terbaik
Jika anda sudah mendapatkan cerita yang keren yang sesuai tema selanjutnya adalah melakukan visualisasi yang terbaik untuk cerita anda. Anda bisa mencari referensi di internet shot dan angle yang menarik untuk cerita anda. Jika untuk pencarian ide cerita lebih baik anda lakukan sendiri (tanpa mencari referensi) agar ide cerita anda benar-benar fresh dan tidak terpengaruh video lain yang sudah ada. Berbeda dengan visualisasi anda bisa mengambil inspirasi dari yang lain, yang memang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan dalam film anda. Sebisa mungkin menyampaikan cerita melalui visual jangan dibicara seperti halnya monolog dalam sinetron.

Edit Sesederhana Mungkin
Jika anda mengikuti lomba video/film anda tidak perlu mengunakan skill editing yang berlebih. Penggunaan efek-efek berlebihan tanpa ada maksud dan tujuannya hanya membuat video anda kurang elegan. Anda tidak perlu efek-efek transisi yang berlebih untuk sebuah film (bisa anda gunakan asal ada maksud dan tujuannya). Lakukan cuting juga pada scene yang dianggap membosannya dan tidak membantu dalam penyampaian cerita.

Audio Penting Sekali
Dalam videografi atau filmaking audio adalah komponen utama yang penting dan perlu anda perhatikan. Maka dari itu ada istilah audio visual, audio dituliskan terlebih dahulu bukan visual audio. Karena audio memang prioriti yang perlu anda perhatikan. Seseorang masih bisa menikmati video dengan kualitas kurang tapi audio yang jelas dibandingkan kualitas video bagus tapi audio ancur-ancuran. Audio sangat penting dalam penyampaian pesan atau informasi. Lakukan persiapan matang saat produksi video/film pastikan audio terecord dengan baik. Tidak ada istilah perbaiki di post produksi untuk audio itu adalah kuncinya.

Tips Terakhir dan Tambahan 
Jika lomba anda online yang mengharuskan mengupload disosial media seperti youtube atau instagram dengan ketentuan kasih hastag,dan sebagainya. Maka uploadlah di hari terakhir penutupan lomba. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, walaupun video/film anda sudah jadi jauh hari uploadlah hari terakhir untuk menghindari diintip oleh saingan dan mereka bisa menganalisa dan membuat video yang lebih baik lagi. Upload hari terakhir bisa mengatasi hal tersebut.

Itu dia sedikit sharing pengalaman saya tentang tips mengikuti lomba videografi/film berdasarkan pengalaman pribadi mengikut lomba dan giveaway video/film. Silakan berkomentar jika ada yang ingin berbagi pengalamannya, semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mengenali Diri dan Meraih Mimpi bersama Ruangguru

Cara Mencari NISN