Terra Preta, Solusi Untuk Bencana Tanah Tandus

Kita patut bersyukur hidup dimana negeri kita diberikan tanah yang subur karena secara geografis yang mana banyak sekali gunung vulkanis yang aktif dimana letusan gunung berarti tersebut memberikan anugrah berupa kesuburan tanah. Ditambah iklim dimana hanya ada 2 musim kemarau dan penghujan, dimana dimusim kemaraupun kita masih diberi berkah berupa hujan yang membuat tanah menjadi subur. 

"Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu jadi tanaman" 

Potongan lirik lagu Kolam Susu dari Koes Ploes bisa memberikan gambaran betapa beruntungnya kita ini.

Secara alami tanah kita ini tanah yang subur, namun karena ulah kita sendiri membuat tanah yang begitu subur menjadi tandus dan sulit untuk ditanami. Seperti penggunaan pupuk kimia pada lahan pertanian yang membuat lahan pertanian lama-kelaman tandus dan kehilangan kesuburannya.

Pupuk kimia ini menganggu organisme-organisme pembentuk zat hara alami ditanah mati dan berkurang jumlahnya. Hal ini kenapa jika menggunakan pupuk kimia hanya membantu diawal dan memperburuk lahan pertanian anda dimasa depan. Dimana tanah adalah investasi kita kita tidak bisa merusak begitu saja tanah yang kita gunakan. Namun sangat disayangkan masih minim sekali edukasi dari pemerintah tentang dampak negatif penggunaan pupuk kimia bagi tanah.

Belum lagi sistem pertanian monokultur (satu jenis tanaman) sepanjang tahun yang unsur hara semakin berkurang ditanah.

Untuk mengatasi semua itu adalah solusi yang bernama Terra Preta. Dalam bahasa portugis Terra preta ini diartikan tanah hitam. Terra preta adalah formula pupuk alami yang menyuburkan tanah dari suku asli amazon yang mana unsur utamanya adalah karbon (arang). 

Beberapa lahan pertanian maju di eropa sudah mulai menerapkan Terra preta dilahan pertanian modern mereka. Hasilnya tanah menjadi subur bertahun-tahun bisa melakukan berkali-kali panen tanpa perlu diberikan pemupukan ulang ataupun pemberian pupuk kimia tambahan. Tanah menjadi subur berkat terra preta. 

Kunci dari terra preta ini adalah penggunaan karbon atau arang, arang mempunyai pori-pori yang banyak sehingga mampu menyerap air dan nutrisi yang banyak. Nutrisi ini menjadi tempat mikro organisme tubuh dimana tanah butuh mikro organisme untuk menambah unsur hara. Nutrisi pada arang ini juga digunakan oleh tanaman dan membantu mengikat karbon kedalam tanah. Arang juga mampu menyimpan air lebih banyak berguna sebagai perlindungan tanaman saat musim kemarau datang.

Untuk membuat terra pretta ini sangat mudah, bahan-bahan yang digunakan bisa anda temui dengan mudah disekitar dan anda tidak perlu alat yang canggih untuk melakukannya.

Bahan-bahan:
  1. Arang (bisa dari arang atau jerami yang sudah dibakar)
  2. Sampah organik (seperti potongan rumpun atau dedaunan kering)
  3. Sisa Budidaya Jamur (baglog)
  4. Kotoran hewan 
  5. Bakteria dan jamur starter (EM4 atau bisa buat sendiri)
Cara pembuatan:
  1. Tumbuk dan haluskan arang hingga menjadi serbuk/bubuk
  2. Untuk sampah organik seperti daun dan rumpun bisa dipotong kecil-kecil agar proses fermentasi lebih cepat.
  3. Campurkan arang (yang sudah halus), sampah organik (yang sudah dipotong-potong), sisa budidaya jamur (baglog), dan kotoran heman semua dengan perbandingan 1:1. Jadi semisal campurannya 1 karung arang, 1 karung sampah organik, 1 karung baglog, dan 1 karung kotoran hewan. Aduk dan campurkan hingga merata.
  4. Lalu untuk bakteria dan jamur pendukung fermentasi kita gunakan EM4, penggunanya campuran 3-10cc EM4 untuk 1 liter air. Lalu siramkan campuran air dan EM4 ke bahan terra preta (secukupnya hingga rata,).
  5. Lalu tutup hasil campuran terra preta yang kita buat dan biarkan selama 40 hari untuk proses fermentasi.
Terra preta berhasil dibuat seperti ini, hasil akan berwarna hitam pekat.

Terra Preta, Solusi Untuk Bencana Tanah Tandus

Anda bisa menggunakannya dilahan pertanian anda, tidak perlu pupuk tambahan, dan lebih tahan akan musim kemarau karena lapisan karbon/arang menampung air dan unsur hara yang tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mengenali Diri dan Meraih Mimpi bersama Ruangguru

Cara Mencari NISN

Tips Dalam Ikut Lomba Videografi (Agar Menang)